Infrastruktur Utama PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 01 March 2012 15:53

Di Maluku terdapat 2 pelabuhan perikanan type B (Nusantara) yaitu pelabuhan perikanan Nusantara Ambon di Tantui dan Tual di Dumar. Selain itu terdapat 2 pelabuhan perikanan type D (Pangkalan Pendaratan Ikan/PPI) yaitu PPI di Masohi dan PPI Kalar-Kalar di Aru (Dobo).

Dari dua pelabuhan perikanan Nusantara tersebut operasionalnya berlangsung sebagai berikut:

  1. PPN Ambon beroperasi  tahun 1997
  2. PPN Tual beroperasi  tahun 1999

PPN Ambon dalam perkembangan operasionalnya mencapai titik optimalnya pada periode  tahun 1987 dan 1988 dan menurun pada tahun 1999 sejak terjadinya konflik sosial di daerah ini, sedangkan PPN Tual tidak menjalani apa-apa sejak operasionalnya tahun 1999 dan baru tahun 2000 hingga 2004 PPN Tual mulai melaksanakan fungsi dan peranannya, sementara PPN Ambon kini mulai kembali berfungsi seiring dengan semakin kondusifnya situasi keamanan daerah secara keseluruhan.

A. Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon (PPN Ambon)

Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon telah diilengkapi dengan berbagai sarana pelabuhan perikanan berupa :

  1. Sarana pelindung berupa penangkal pasir (ground groins) dan turap penahan tanah  (Revetment) Jetty.
  2. Sarana Tambat          : Dermaga, tiang tambat (bolder), bollard, pier.
  3. Sarana perairan          : alur dan kolam pelabuhan
  4. Sarana transportasi    : jembatan, jalan kompleks, tempat parkir.
  5. Lahan yang dicadangkan untuk kepentingan instansi pemerintah, dan lahan untuk dunia usaha.
  6. Tangki BBM.
  7. Cold Storage (milik Swasta)

Sedangkan sarana pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon yang belum tersedia adalah:

  1. Sarana Pemeliharaan Kapal dan alat perikanan berupa Bengkel, Slipway/Dock dan tempat penjemuran jaring.
  2. Sarana pemasok Air Bersih, untuk Kapal dan keperluan pengelolaan pelabuhan.
  3. Sarana Pemasaran, penanganan hasil tangkapan, pengawetan dan Pengolahan, TPI, Gudang penyimpanan hasil olahan, pabrik Es, sarana pembekuan, Cold Storage, peralatan processing, dereck/crane, lapangan penampung.

B. Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual (PPN Tual)

Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual juga telah mengalami pembenahan berupa penyediaan berbagai sarana utama maupun pendukung bagi kepentingan tambat labuh dan bongkar muat hasil perikanan diantaranya:

  1. Sarana  pelindung : penangkal pasir, turap penahan tanah (revetment) Jetty.
  2. Sarana Tambat : Dermaga, Tiang Tambat (bolder), bollard dan pier.
  3. Sarana perairan : Alur dan Kolam Pelabuhan
  4. Sarana Transportasi : Jembatan, jalan kompleks, dan tempat parkir.
  5. Sarana fungsional berupa : Gedung Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Gedung Genset (Generator Set), Balai Pertemuan Nelayan, Gedung Perbaikan Jaring, Tangki Penampungan Air bersih, Tangki BBM.
  6. Sarana Navigasi berupa Rambu dan Suar serta Menara
  7. Lahan yang dicadangkan untuk kepentingan instansi pemerintah serta lahan untuk industri perikanan.

Sedangkan Sarana Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual yang belum tersedia adalah :

  1. Sarana pemeliharaan kapal berupa : Dock/Slipway, dan bengkel
  2. Sarana penyediaan air bersih dan BBM
  3. Sarana kesejahteraan nelayan seperti : Tempat penginapan, kios bahan perbekalan dan alat perikanan, tempat ibadah dan lain-lain.
  4. Sarana pemasaran, penanganan hasil tangkap, pengawetan dan pengolahan, Gudang penyimpanan hasil pengolahan, pabrik es, Cold Storage, derek/crane, lapangan penampungan.

C. Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Masohi.

Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Masohi memiliki beberapa sarana yang telah tersedia yaitu :

  1. Sarana tambat : Dermaga, tiang tambat, bolder,fensing fender.
  2. Sarana Transportasi : Jalan kompleks dan tempat parkir.
  3. Sarana pemeliharaan alat perikanan
  4. Gedung perbaikan jaring, tempat penjemuran jaring.
  5. Tempat    pelelangan ikan (TPI)
  6. Sarana Komunikasi berupa SSB  1 (satu ) unit.
  7. Sarana Pengelolaan Pelabuhan berupa : Kantor, Pos Jaga, Rumah Dinas Gedung Generator set (Genset), Balai pertemuan nelayan.
  8. Tangki Bahan Bakar Minyak dan Air Bersih  (Reservoir).
  9. Cold Storage (milik Swasta)

Sedangkan sarana yang belum tersedia yaitu :

  1. Sarana Navigasi berupa Rambu dan Suar.
  2. Sarana kesejahteraan nelayan berupa tempat penginapan, kios bahan perbekalan, tempat ibadah dan lain-lain.
  3. Bengkel dan Gudang.

Selanjutnya pelabuhan perikanan type D (PPI) yang ada di Kalar-Kalar hingga saat ini belum beroperasi, karena belum tersedianya sarana pelabuhan sesuai dengan peruntukannya.

Beberapa  Permasalahan  yang  terkait  dengan pelabuhan perikanan di Maluku adalah :

  1. Belum diserahkannya Pusat Pendarat Ikan (PPI) kepada Pemerintah Kabupaten/Kota oleh Departemen Kelautan dan Perikanan.
  2. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) dalam operasionalnya masih menjadi kewenangan Pemerintah Pusat, sehingga pengawasan/ pengendalian didaerah sangatlah terbatas.
  3. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) adalah UPT Pusat, sehingga koordinasi penyelenggaraan sangat terbatas dengan Pemerintah Daerah.
  4. Prasarana yang disediakan oleh Pemerintah Daerah di Pelabuhan Perikanan Nusantara berupa lahan adalah sebagai saham yang harus dipertimbangkan dalam pembagian hasil.
  5. Pelabuhan Perikanan Nusantara Ambon belum dapat beroperasi sesuai dengan fungsinya karena kondisi keamanan.

Upaya pemecahan yang perlu ditempuh dalam mengatasi permasalahan yang terjadi adalah :

  1. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) maupun Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) harus dilengkapi dengan semua sarana yang belum dimiliki.
  2. Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) maupun Pusat Pendaratan Ikan (PPI) harus mendapat dukungan penuh dari Permerintah Daerah demi kepentingan pengembangannya.
  3. Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang diperoleh Pelabuhan Perikanan Nusantara harus diperhitungkan bagi hasilnya sesuai dengan saham Pemerintah Daerah.
  4. Dengan diserahkan pengelolaan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) maupun Pusat Pendaratan Ikan (PPI) kepada Pemerintah Daerah akan memicu pemulihan ekonomi daerah dan lebih memudahkan kegiatan pengawasan dan pengendalian seperti pengisian log book, pengambilan sampel untuk penerbitan sertifikat mutu dapat dilakukan dengan baik.

Pelaksanaan operasional pelabuhan perikanan meliputi kegiatan antara lain:

  1. Pendaratan ikan (Pembongkaran ikan hasil tangkap dari kapal tangkap)
  2. Pemuatan ikan hasil tangkap ke kapal ekspor
  3. Jumlah kunjungan kapal
  4. Pelayanan/penyediaan kebutuhan: es, air bersih, BBM, bengkel, dok, cold strorage/cold room balai pertemuan nelayan
  5. Pemasaran/pelelangan ikan
  6. Pembangunan dan operasional

Dalam rangka pengelolaan dan pemanfaatan sumberdaya perikanan yang ada diperairan laut Maluku, maka pengembangan pelabuhan perikanan telah dan akan dilakukan di beberapa kabupaten/kota dengan klasifikasi type D (PPI) seperti di Kabupaten Buru yang telah memenuhi pembangunan tahap pertama, di Kabupaten Maluku Tenggara Barat (Kec. Wetar) yang telah dibuat studi kelayakan (Feasibility Study) dan Detail Design (DD) dan akan dibangun pula PPI di kabupaten Aru.

Prasarana Budidaya

Prasarana budidaya yang berkembang di Maluku baik yang dikembangkan oleh pemerintah Pusat, Provinsi maupun swasta belum terlalu banyak, namun demikian upaya pengembangan budidaya di Maluku saat ini mulai berkembang.

Prasarana budidaya yang telah dikembangkan pemerintah pusat yaitu Balai Loka Budidaya di Waiheru, sedangkan yang dikembangkan oleh pemerintah Provinsi melalui Dinas Perikanan dan Kelautan diantaranya:

  1. Balai Benih di Kabupaten Seram Bagian Barat
  2. Balai Benih di Kabupaten Maluku Tenggara

Sarana dan prasarana yang dikembangkan oleh swasta baik lokal maupun nasional diantaranya :

  1. Laboratorium Benih Udang di Arara.
  2. Laboratorium Benih Kerapu di Aru
  3. Laboratorium Benih Tiram Mutiara di Seram Barat, Banda, Tual, Aru dan Sera Kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Prasarana Pengolahan

Prasarana pengolahan yang dikembangkan oleh swasta diantaranya :

  1. Pengolahan Tepung Udang di Arara Seram Utara
  2. Pengolahan Ikan di Benjina
  3. Pabrik es di Ambon, Tehoru dan Buru.
Infrastruktur Utama
Last Updated on Friday, 09 March 2012 15:06
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday88
mod_vvisit_counterYesterday813
mod_vvisit_counterThis week3008
mod_vvisit_counterThis month22996
mod_vvisit_counterAll816146