Potensi Pengembangan Rumput Laut PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 01 March 2012 15:10

Rumput laut merupakan salah satu jenis komoditas unggulan budidaya perairan dengan nilai ekonomi pasar yang kompetitif baik di pasaran dalam negeri maupun ekspor. Ini antara lain karena di samping berfungsi sebagai makanan juga disebabkan oleh diversifikasi produk rumput laut yang memiliki berbagai kegunaan.

Seiring dengan kemajuan sains dan teknologi, pemanfaatan rumput laut telah meluas diberbagai bidang seperti pertanian sebagai bahan pupuk organik dan pembuatan media tumbuh dalam kultur jaringan (tissue culture); di bidang peternakan, peternak hewan potong kadang-kadang memberi makanan ternaknya dengan rumput laut, sehingga dihasilkan daging yang enak; di bidang kedokteran: digunakan sebagai media kultur bakteri (bacteria culture); di bidang farmasi: digunakan sebagai pembuat suspensi, pengemulsi, tablet, plester dan filter; sedangkan di bidang industri lainnya: dalam proses pengolahan produksi, rumput laut digunakan sebagai bahan aditif seperti pada industri tekstil, kertas, keramik, fotografi, insektisida, pelindung kayu dan pencegahan api.

Berbagai kegunaan ini menyebabkan meningkatnya permintaan terhadap komoditas ini, dimana terjadi peningkatan permintaan sekitar 15% per tahun. Oleh sebab itu, prospek budidaya rumput laut yang sangat menjanjikan, mendorong minat banyak masyarakat investor untuk berinvestasi dalam usaha budidaya rumput laut. Rumput laut di tingkat lokal (Seram Bagian Barat) biasanya dipasarkan dengan harga yang fluktuatif, dari Rp. 7.000 s/d 9.000 per kg.

Produksi Rumput laut di Seram Bagian Barat,Kabupatn Seram Bagian Timur dan Kabupten Kepulauan Aru

Total potensi lahan budidaya rumput laut mencapai 19.509,29 hektar. Namun besar lahan yang baru termanfaatkan hanya sebesar untuk Seram Bagian Barat  929,9 hektar, Kabupaten Seram Bagian Timur 140 hektar dan kabupaten kepulauan aru 1587 hektar.
Produksi Rumput Laut Eucheuma cottonii  di Kabupaten Seram Bagian Barat,Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru untuk kebutuhan eksport masih dalam bentuk bahan mentah yaitu berupa rumput laut kering. Untuk produk olahan masih bersifat tradisional untuk konsumsi rumah tangga berupa manisan, es cendol, puding, dan dodol rumput laut dan sebagainya

Lokasi Potensial Budidaya Rumput Laut

Sebagai penjabaran secara detail tentang lokasi budidaya perairan, khususnya budidaya rumput laut, telah diidentifikasi Lokasi Potensial Budidaya Rumput Laut. Lokasi budidaya rumput laut yang berpotensi dikembangkan di Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten SeramBagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru tersebar di berbagai kecamatan.

Tabel 4. Distribusi Lokasi Potensial Budidaya Rumput Laut di Kabupaten Seram Bagian Barat, Kabupaten Seram Bagian Timur dan Kabupaten Kepulauan Aru

A. Kabupaten Seram Bagian Barat

No.

Kecamatan

Desa/dusun

Potensi Lahan

(Ha)

Sistem Budidaya

1

Seram Barat

Desa Kaibobo

750

Longline

Dusun Pohon Batu Kawa

500

Longline

Desa Eti

100

Longline

Desa Ariate

75

Longline

Desa Luhu dan Iha

15

Longline

Dusun Pelita jaya

30

Longline

Dusun Kotania

10

Longline

Dusun Wael

75

Longline

Dusun Taman Jaya

40

Longline

Dusun Aerpesy

400

Longline

Dusun Pulau Ose

500

Longline

2

Huamual Belakang

Dusun Huaroa

300

Longline

Dusun Pulau Kasuari

250

Longline

Selat Valantine

400

Longline

Selat Sole

600

Longline

Desa Waesala

50

Longline

Dusun Hanunu

15

Longline

Dusun Tatinang

30

Longline

Dusun Masika Jaya

40

Longline

Dusun Pulau Luhu

15

Longline

Desa Luhutuban

25

Longline

Dusun Uwe

50

Longline

Dusun Kupelejaya

40

Longline

3

Kairatu

Desa Nurue

100

Longline

Desa Kamariang

150

Longline

Desa Rumahkay

150

Longline

Desa Kamal

100

Longline

total

7690

Kabupaten Seram Bagian Timur

No.

Kecamatan

Desa/dusun

Luas Lahan Potensial (Ha)

Jenis Budidaya

1

2

Seram Timur

Pulau Gorom

Pulau Parang

119,92

Longline

Pulau Kellu

92,46

Longline

PulauKeffing(dusun Namalomin,Maar dan Karang)

794,66

Longline

Pulau Geser

90,81

Longline

Pulau Kelwaru (Dekat Geser)

407,98

Longline

Pulau Seram Laut

324,87

Longline

Pulau Kifar

356,80

Longline

Pulau Neding

315,24

Longline

Pulau Grogos

1.080,10

Longline

3

Wakate

Pulau Panjang

322,51

Longline

Pulau Manaoka

254,70

Longline

Pulau Gorom

733,62

Longline

Kabupaten Kepulauan Aru

No.

Kecamatan

Desa/dusun

Luas Lahan Budidaya

Jenis Budidaya

1

Aru Utara

Pulau Arakula

12,75

Longline

Pulau Konan

28,94

Longline

Pulau Wasir

12,32

Longline

Pulau Merang

5,29

Longline

Lau-lau

33,31

Longline

Tunguwatu

50,20

Longline

Pulau Watulai

177,37

Longline

Pulau Kenari

17,20

Longline

Werilau

53,53

Longline

Marlasi

2,09

Longline

Selmona

9,66

Longline

2

Aru Selatan

Durjela

2,78

Longline

Balatan Warjukur

81,21

Longline

Pulau Leer

17,59

Longline

Pulau Mariri

9,39

Longline

Pulau Workai

101,37

Longline

Pulau Barakan

18,10

Longline

Pulau Kraweira Besar

58,52

Longline

Pulau Maar

183,80

Longline

Pulau Enu

16,57

Longline

Karei – Jomon

235,90

Longline

Pulau Maar

183,80

Longline

Pulau Enu

16,57

Longline

Pulau Karang

4,59

Longline

Pulau Karaweira

47,88

Longline

Pulau Djeh

3,88

Longline

Pulau pulau Jin

146,04

Longline

Peluang Pasar

Budidaya rumput dikembangkan oleh Pemerintah Provinsi Maluku, karena perkembangan permintaan komoditas rumput laut yang sangat besar.Hal ini disebabkan rumput laut merupakan salah satu komoditas penting karena kandungan agar nya, dan kandungan karagenan yang penggunaannya makin meluas, salah satunya adalah jenis Eucheuma cottonii. Kebutuhan rumput laut kering yang telah diolah menjadi tepung ditujukan untuk ekspor dan sebagian besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Karagenan merupakan bahan yang banyak digunakan untuk berbagai industri makanan.

Perkembangan industri pengolahan rumput laut di Indonesia semakin pesat. Di antara industri yang ada, saat ini telah berdiri industri baru yang dikembangkan untuk produksi karagenan di beberapa kota seperti Surabaya, Makasar, Jakarta dan Bali. Dan salah satu pemasok rumput laut kering ialah yang berasal dari Maluku. Perkembangan harga rumput laut kering juga meningkat tiap tahun rata rata 5%, sejalan dengan perkembangan industri pengolahan rumput laut. Kendala yang saat ini dihadapi oleh pembudidaya rumput laut di Provinsi Maluku adalah kurangnya permodalan bagi pembudidaya rumput laut untuk pengembangan usahanya, sehingga kapasitas dan kontinuitas produksi rumput laut sekarang ini relatif rendah. Akibatnya begitu ada permintaan pasokan rumput laut dari pengusaha dalam jumlah yang cukup banyak tidak dapat dipenuhi.

Dengan demikian, pasar rumput laut kering masih memiliki peluang pasar yang terbuka luas, dan terus berkembang sejalan dengan perkembangan industri makanan, yang mempunyai sifat pasar yang selalu terbuka.

Beberapa negara tujuan ekspor rumput laut yang selalu disebut dengan potensi pasar di luar negeri yang sangat menjanjikan antara lain: Denmark, Jepang, China, Filipina, Korea, Taiwan, Australia dan Amerika, disamping beberapa negara lain di Asia dan Eropa yang masih membutuhkan produk rumput laut, baik olahan maupun dalam berbagai olahan.

No.

Kecamatan

Desa/dusun

Potensi Lahan

(Ha)

Sistem Budidaya

1

Seram Barat

Desa Kaibobo

750

Longline

Dusun Pohon Batu Kawa

500

Longline

Desa Eti

100

Longline

Desa Ariate

75

Longline

Desa Luhu dan Iha

15

Longline

Dusun Pelita jaya

30

Longline

Dusun Kotania

10

Longline

Dusun Wael

75

Longline

Dusun Taman Jaya

40

Longline

Dusun Aerpesy

400

Longline

Dusun Pulau Ose

500

Longline

2

Huamual Belakang

Dusun Huaroa

300

Longline

Dusun Pulau Kasuari

250

Longline

Selat Valantine

400

Longline

Selat Sole

600

Longline

Desa Waesala

50

Longline

Dusun Hanunu

15

Longline

Dusun Tatinang

30

Longline

Dusun Masika Jaya

40

Longline

Dusun Pulau Luhu

15

Longline

Desa Luhutuban

25

Longline

Dusun Uwe

50

Longline

Dusun Kupelejaya

40

Longline

3

Kairatu

Desa Nurue

100

Longline

Desa Kamariang

150

Longline

Desa Rumahkay

150

Longline

Desa Kamal

100

Longline

total

7690

Potensi Pengembangan Rumput Laut
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday100
mod_vvisit_counterYesterday480
mod_vvisit_counterThis week2665
mod_vvisit_counterThis month8122
mod_vvisit_counterAll877654