Selayang Pandang PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Thursday, 01 March 2012 04:36

Latar Belakang

Maluku dengan luas 712.479,65 km2 terdiri dari luas daratan 46.339,80 km2 (6,5%) dan lautan 666.139,85 km2 (93,5%) serta panjang garis pantai 10.630,10 km  merupakan wilayah dengan Potensi pengembangan usaha budidaya yang sangat menjanjikan, baik dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja maupun pengentasan kemiskinan. Dengan adanya Otonomi daerah yang memberikan kewenangan yang luas kepada daerah untuk mengurus pembangunannya sendiri, diharapkan akan dapat mempercepat pembangunan sektor perikanan dan kelautan di Provinsi Maluku.

Perikanan Budidaya merupakan salah satu sektor pendukung yang diandalkan dan terus dikembangkan. Untuk mewujutkan hal tersebut perlu dilakukan upaya-upaya promosi  untuk bisa mengembangkan sektor kelautan dan Perikanan secara optimal kepada kalangan investor. Maka Dinas Perikanan Dan Kelautan Propinsi Maluku perlu memberi informasi tentang Peluang Investasi dan Usaha Perikanan Budidaya yang dapat dikembangkan.

Tujuan

  1. Menyebarkan informasi peluang investasi dan usaha sektor perikanan budidaya di Maluku secara lengkap  dan akurat kepada kalangan dunia usaha dalam dan luar negeri yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong masuknya investasi di sektor perikanan. budidaya
  2. Menyediakan sarana informasi dan ajang komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha yang diharapkan mampu mendorong dan meningkatkan investasi dan pertumbuhan industri berbasis sumberdaya laut yang kuat guna meningkakan  nilai tambah bagi perekonomian nasional.
  3. Menambah khasanah serta memperluas cakrawala pandang dan menggelorakan semangat cinta bahari masyarakat Indonesia sehingga akan secara aktif ikut berpartisipasi dalam pembangunan pada sektor perikanan budidaya.

Letak dan Luas Wilayah

Secara geografis Provinsi Maluku terletak pada posisi 2o30’9” Lintang Selatan dan 124o–136o Bujur Timur, sebelah Utara berbatasan   dengan    Laut  Seram,   sebelah Selatan berbatasan dengan Lautan Indonesia dan Laut Arafura, sebelah Timur dengan pulau Irian (Papua), dan sebelah Barat dengan Pulau Sulawesi/Laut Sulawesi. Luas wilayah Provinsi Maluku adalah 581.376 Km2, terdiri dari 527.191 Km2 luas laut dan 54.185 Km2 daratan.
Dengan adanya pemekaran 3 Wilayah Kabupaten/Kota Baru pada tahun 2009, maka Provinsi Maluku saat ini memiliki 11 Kabupaten / Kota yaitu Kabupaten Maluku Tengah, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Maluku  Tenggara, Kepulauan Aru, Maluku Tenggara Barat, Buru, Maluku Barat Daya, Buru Selatan, Kota Tual  dan Kota Ambon.

Perairan Umum

Potensi Perairan Umum untuk kegiatan Penangkapan maupun Budidaya diperkirakan sebesar 1.900 Ha. Tingkat pemanfaatan sumberdaya ikan di perairan umum baru mencapai 13,4 ton sehingga peluang yang tersedia masih cukup besar. Pembangunan budidaya perikanan mempunyai peluang yang sangat besar dilihat dari lingkungan strategis dan potensi sumberdaya yang tersedia. Lahan budidaya perikanan laut yang tersedia di Provinsi Maluku mencapai luas 495.300 Ha terdiri dari :

-          Kakap putih tersedia seluas                   :   31.000 Ha

-          Kerapu tersedia seluas                         : 104.000 Ha

-          Rumput laut tersedia seluas                  : 206.000 Ha

-          Tiram mutiara tersedia seluas                :   73.400 Ha

-          Teripang tersedia                                :   28.000 Ha

-          Lobster tersedia seluas                        :   23.000 Ha

-          Kerang-kerangan seluas                       :   29.000 Ha

Lahan  penyebarannya di perairan pulau Seram,Manipa, Buru, Kei Kecil,Kei Besar,Yamdena,Pp terselatan dan Wetar. Khusus untuk kegiatan budidaya di laut yang telah dikembangkan secara komersial adalah Kerang mutiara, kerapu dan rumput laut. Lahan untuk pengembangan budidaya air payau (tambak) seluas 191.450 Ha yang dapat dikembangkan untuk budidaya udang windu dan bandeng.

Untuk dapat memanfaatkan dan kelautan yang ada perlu diadakan kajian yang tepat karena kajian tentang sumberdaya masih terbatas sementara kebutuhan akan sumberdaya hayati laut di dalam dan luar negeri semakin meningkat , disisi lain besarnya potensi sumberdaya ini sekaligus menjadi tantangan bagi masyarakat di Provinsi Maluku untuk mengelola sumberdaya yang ada secara benar terutama melalui penyiapan data dan in formasi.

 

PERIKANAN BUDIDAYA

Potensi lahan perikanan budidaya          :       640.6 Ha

Perikanan Tambak          :       126,2 Ha

Perikanan Kolam             :       140    Ha

Sungai Dan Danau          :      108,2  Ha

 

Produksi Perikanan Budidaya                    : 18.707    Ha

Perikanan Tambak         :       126,2  Ha

Perikanan Kolam            :       140     Ha

Sungai Danau               :     108,2  Ha

Keramba                      :           9,6  Ha

Laut                            : 18.332,6  Ha

 

Nilai Produksi  Perikanan Budidaya         : Rp. 23.296.129,-

Tanbak                       : Rp.   2. 837.224,-

Kolam                         : Rp.       538.928,-

Laut                           : Rp. 19.919.977,-

Selayang Pandang
Last Updated on Wednesday, 28 March 2012 02:48
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday100
mod_vvisit_counterYesterday480
mod_vvisit_counterThis week2665
mod_vvisit_counterThis month8122
mod_vvisit_counterAll877654