Potensi Perikanan dan kelautan Kota Tual PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 13 March 2012 01:33
Multithumb found errors on this page:

There was a problem loading image file:///C:/Users/Dell/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image004.gif
There was a problem loading image file:///C:/Users/Dell/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image005.gif
There was a problem loading image file:///C:/Users/Dell/AppData/Local/Temp/msohtmlclip1/01/clip_image006.gif

Sebagai daerah kepulauan, sektor perikanan menjadi sumberdaya yang secara signifikan dapat diandalkan. Adapun Jenis-jenis yang menjadi komoditi perikanan yang ada antara lain:

  1. Ikan Pelagis: Cakalang (Katsuwonus pelamis), Tuna (Thunnus spp), Tenggiri (Scomberomus commersoni)¸ Tenggiri papan (Scomberomus guttatus) dan Ikan Tongkol (Euthynus), Ikan Teri (Stolephoris spp), Lemuru (Sardinella longiceps), Kembung (Restrelligersp), Selar (Selar spp), dan Layang (Decapterus spp).
  2. Ikan Demersal dan Ikan Karang: Ikan Cucut (Carharinidae spp), Ikan Kerapu, Biji Nangka (Upeneus spp), Ikan Merah (Lutjanus spp), Kakap (Later carcarifer), Ekor Kuning (Caesia spp), Bawal Hitam (Formio niger), Bawal Putih (Pampus argenteus), serta Ikan Kerapu Bebek (Cromileptes altivelis)
  3. Non ikan: Rumput laut (Euchema spp, Gracillaria spp), rujangan (Portunus spp), Kepiting (Seylla serrata), dan Udang (Panulirus spp, Penaeus spp), cumi-cumi (Loligo spp), Sotong (Sepia spp), Gurita (Octopus spp), Teripang (Stichopus spp), Penyu (Chelonia mydas),

Produksi perikanan kota Tual hingga Tahun 2009 sebesar 399.33 ton. Perkiraan potensi perikanan berdasarkan Pemetaan Wilayah Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Oleh KOMNAS Pengkajian Stock 1998, adalah 248.400 Ton/Tahun pada Wilayah V (Laut Banda) dengan JTB 198.700 Ton/Tahun dan 793.100 Ton/Tahun pada wilayah VI (Laut Arafura) dengan JTB 633.600 Ton/Tahun.  Jika dibandingkan dengan potensi yang dimiliki maka pengelolaan sumberdaya perikanan masih jauh dari tingkat pemanfaatan atau belum optimal. Adapun Perkembangan produksi hasil perikanan Kota Tual berdasarkan data dari Pelabuhan Perikanan Nusantara Tual ( tahun 2009 ) adalah sebagai berikut:

No

Bulan

Produksi

(KG)

Nilai

(Rp.1000)

1

Januari

7.587.502

81.452.201

2

Februari

4.438.296

47.396.916

3

Maret

6.334.156

64.600.325

4

April

5.433.492

54.521.732

5

Mei

2.558.965

15.542.197

6

Juni

3.112.695

31.553.072

7

Juli

3.799.7242

38.119.978

8

Agustus

1.783.190

18.671.277

9

September

1.279.575

12.573.432

10

Oktober

1.585.935

15.948.750

11

Nopember

1.800

23.910

12

Desember

2.057.833

20.630.067

Jumlah

39.933.163

401.033.855

Peluang investasi juga masih sangat besar pada usaha perikanan budidaya dengan luas 5.548 Ha, sementara itu jenis-jenis komoditi potensial yang telah dibudidayakan dan dikembangkan antara lain : Budidaya Kerang Mutiara, Budidaya Teripang, Budidaya Lola dan Batulaga, Budidaya Rumput Laut, dan Budidaya Ikan. Untuk produksi budidaya laut, rumput laut adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan. Secara umum tingkat pemanfaatan potensi budidaya yang tersedia juga masih belum optimal. Kendala ini terutama disebabkan karena hampir sebagian besar pelaku usaha perikanan (nelayan) lokal masih tradisional dengan kondisi sarana dan prasarana terbatas serta belum tersedianya pasar bagi hasil produksi perikanan. Adapun jumlah Nelayan yang teridentifikasi di Kota Tual sampai dengan Tahun 2009 sebanyak 826 orang dan 300 kelompok.

Ekspor Perikanan

Realisasi ekspor dari pelabuhan Tual sebagai pelabuhan muat terdiri dari jenis komoditi berupa : ikan beku (frozen skipjack fish), ikan hidup (life fish), cumi beku (frozen squid)udang beku (frozen shrimp), dan dan kepiting rajungan dengan volume ekspor pada tahun 2007 mencapai : 103.679.178 Kg dengan nilai 978.526.906,45 USD. Beberapa negara tujuan eksport di antaranya yaitu : Thailand, Korea, Cina, Hongkong dan Jepang. Selanjutnya dengan arah dan kebijakan investasi yang akan dikembangkan maka peluang kerjasama juga akan dibangun dengan Negara-negara lain seperti Amerika, Belanda juga negara lainnya.

Peluang investasi juga masih sangat besar pada usaha perikanan budidaya dengan luas 5.548 Ha, sementara itu jenis-jenis komoditi potensial yang telah dibudidayakan dan dikembangkan antara lain : Budidaya Kerang Mutiara, Budidaya Teripang, Budidaya Lola dan Batulaga, Budidaya Rumput Laut, dan Budidaya Ikan. Untuk produksi budidaya laut, rumput laut adalah salah satu komoditi yang menjadi andalan. Secara umum tingkat pemanfaatan potensi budidaya yang tersedia juga masih belum optimal. Kendala ini terutama disebabkan karena hampir sebagian besar pelaku usaha perikanan (nelayan) lokal masih tradisional dengan kondisi sarana dan prasarana terbatas serta belum tersedianya pasar bagi hasil produksi perikanan. Adapun jumlah Nelayan yang teridentifikasi di Kota Tual sampai dengan Tahun 2009 sebanyak 826 orang dan 300 kelompok.









clip_image004.gif



clip_image005.gif

clip_image006.gif



§ Ekspor Perikanan

Realisasi ekspor dari pelabuhan Tual sebagai pelabuhan muat terdiri dari jenis komoditi berupa : ikan beku (frozen skipjack fish), ikan hidup (life fish), cumi beku (frozen squid)udang beku (frozen shrimp), dan dan kepiting rajungan dengan volume ekspor pada tahun 2007 mencapai : 103.679.178 Kg dengan nilai 978.526.906,45 USD. Beberapa negara tujuan eksport di antaranya yaitu : Thailand, Korea, Cina, Hongkong dan Jepang. Selanjutnya dengan arah dan kebijakan investasi yang akan dikembangkan maka peluang kerjasama juga akan dibangun dengan Negara-negara lain seperti Amerika, Belanda juga negara lainnya.

Last Updated on Tuesday, 13 March 2012 01:50
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday480
mod_vvisit_counterYesterday857
mod_vvisit_counterThis week2949
mod_vvisit_counterThis month16725
mod_vvisit_counterAll850374