Lahan Pertanian PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Tuesday, 17 April 2012 02:07
Multithumb found errors on this page:

There was a problem loading image http://bkpmd-maluku.com/images/stories/potensi/buru%20selatan/tabel1.jpg
There was a problem loading image http://bkpmd-maluku.com/images/stories/potensi/buru%20selatan/tabel2.jpg
There was a problem loading image http://bkpmd-maluku.com/images/stories/potensi/buru%20selatan/tabel3.jpg

Pertanian

Lahan potensial adalah lahan yang dapat dikembangkan untuk pertanian dan perkebunan meliputi penggunaan lahan yang sudah ada (tegalan, perkebunan, sawah dan penggunaan lainnya tidak termasuk hutan), semak belukar dan lahan kosong. Sedangkan lahan tersedia adalah lahan yang belum dikembangkan meliputi semak belukar dan lahan kosong serta hutan konversi yang dapat alih fungsikan untuk lahan pertanian maupun perkebunan. Luas lahan potensial untuk pengembangan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Buru Selatan berdasarkan Peta Penggunaan Lahan Kabupaten Buru Selatan (RTRW Kab. Buru Selatan, 2009) diperkirakan seluas 162.685,7 Ha dengan luas lahan potensial terbesar terdapat di Kecamatan Leksula sebesar 138.569,4 Ha dan Kecamatan Kepala Madan sebesar 16.044,6 Ha. Sedangkan untuk lahan tersedia sebesar 141.724,0 Ha dengan dengan luas lahan potensial terbesar terdapat di Kecamatan Leksula sebesar 124.832,1 Ha dan Kecamatan Kepala Madan sebesar 15.066,9 Ha. Luas lahan potensial dan lahan tersedia untuk pertanian tanaman pangan/hortikultura dapat dilihat pada Tabel 3.1.

Tabel 3.1. Luas Lahan Potensial dan Lahan Tersedia Untuk Penggunaan Lahan Pertanian Dirinci Menurut Kecamatan Di Kabupaten Buru Selatan

tabel1.jpg

Tanaman Pangan

Komoditi Pertanian tanaman pangan berkembang cukup baik di Kabupaten Buru Selatan. Untuk jenis umbi-umbian tersebar di seluruh kecamatan yang terdiri dari padi ladang, jagung, ubi kayu, ubi jalar, kacang tanah, kacang hijau dan hotong. Sedangkan jenis sayur terdiri dari sawi/petsai, kol-kubis, labu siam, terong, kacang panjang, buncis, tomat, bawang merah, cili dan bayam. Keadaan produksi tanaman pangan dan hortikultra di Kabupaten Buru Selatan lebih jelas disajikan pada Tabel 3.2

Produksi tanaman pangan di Kabupaten Buru Selatan didominasi oleh ubi kayu yang sampai dengan tahun 2009 tercacat peningkatan produksi dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2009, Namun peningkatan produksi terbesar terjadi pada padi ladang, kacang tanah, jagung dan hotung yang peningkatannya lebih dari 40 % (Buru Selatan Dalam Angka 2010 dan Pertanian Kabupaten Buru Selatan 2009). Lebih jelasnya, rata-rata produksi tanaman pangan di Kabupaten Buru Selatan dapat dilihat pada Tabel 3.2.

Tabel 3.2. Luas Panen, Produksi dan Rata-rata Produksi Per Hektar per Jenis Tanaman Pangan di Kabupaten Buru Selatan 2007 - 2009

tabel2.jpg

Hortikultura Sayur-sayuran

Tanaman hortikultura sayur-sayuran yang berkembang di Kabupaten Buru Selatan umumnya merupakan hortikultura adaptif dan diusahakan oleh masyarakat dalam skala kecil. Produksi hortikultura sayur-sayuran untuk semua jenis di Kabupaten Buru Selatan secara umum menunjukkan grafik peningkatan dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2008 (Buru Selatan Dalam Angka 2010 dan Pertanian Kabupaten Buru Selatan 2009). Lebih jelasnya, rata-rata produksi tanaman pangan di Kabupaten Buru Selatan dapat dilihat pada Tabel 3.4.

Tabel 3.4. Luas Panen, Produksi, Rata-rata Produksi Per Hektar Sayur-sayuran Di Kabupaten Buru Selatan 2007 - 2009

tabel3.jpg

Last Updated on Friday, 20 April 2012 01:25
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday243
mod_vvisit_counterYesterday388
mod_vvisit_counterThis week1083
mod_vvisit_counterThis month11624
mod_vvisit_counterAll868561