Dubes AS: Akses Pariwisata Perlu Dibangun
Written by Administrator   
Tuesday, 15 September 2015 00:41

Potensi pariwisata di Provinsi Maluku cukup menjanjikan. Banyak wisatawan dalam negeri maupun manca negara yang ingin berkunjung ke Maluku.

Namun, fasilitas transportasi sebagai penunjang konektivitas antar pulau, belum memadai.

“Menurut saya, yang harus dilakukan adalah membangun konektivitas. Seperti penerbangan langsung ke Banda maupun Pulau Seram. Semakin banyak akses, semakin mempermudah kita mencapai pulau-pulau wisata tersebut,” kata Duta Besar Amerika untuk Indonesia, Robert O. Blake saat diwawancarai Ambon Ekspres, di Swiss-bell Hotel, Senin (7/9).

Mantan Duta Besar untuk Republik Sosialis Demokratik Sri Lanka, itu sempat mengunjungi lokasi lokasi wisata Pantai Ora, Sawai, Maluku Tengah, Sabtu, (5/9), menggunakan mobil dari Ambon. Selain Pantai Ora, Blake juga mengakui keindahan Pulan Banda. “Kemarin juga saya ke Amahai, di Pantai Ora dan lokasinya memang luar bisa indah. Saya melihat banyak sekali peluang-peluang yang bisa dilakukan di sana,”akunya.

Namun, kata dia, akses langsung ke spot wisata yang menjadi primadona Maluku saat ini, masih memakan waktu cukup lama. Akses transporasi laut maupun udara harus diperhatikan oleh pemerintah daerah dan pihak pengelolah.

“Karena sekarang kan sulit sekali. Harus ke Ambon selama 4 jam dulu. Setelah itu beberapa jam lagi baru sampai kesana. Jadi dalam rangka mendukung pariwisata, menurut saya, ada baiknya ditingkatkan lagi akses transportasi udara maupun laut. Saya akan ajak banyak teman lagi untuk ke Maluku,” kata Blake.

Kendati demikian, Blake mengaku, pemerintah Amerika Serikat tidak membangun kerjasama di bidang pariwisata secara langsung. Untuk menunjang pembangunan dibidang pariwisata, Amerika haya bekerjasama untuk membangun hotel. “Pemerintah Amerika Serikat tidak melakukan usaha dibidang pariwisata.

Kami punya andil untuk perusahaan-perusahan swasta. Contohnya, hotel-hotel Amerika yang turut menunjang Pariwisata. Dan mungkin saja Ambon merupakan salah daerah yang bisa dijadikan lokasi pembangunan hotel untuk memajukan Pariwisata disini,”paparnya.

Saat dimintai tanggapan soal Maluku, Dubes mengaku, telah banyak perubahan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat, pasca konflik sosial 1999. Ini dapat terlihat dari aktivitas warga yang menunjukan peningkatan perekonomian dan kesejahteraan.

“Jadi saya ingin menyampaikan Ambon sudah berubah dengan sangat cepat sekali sejak konflik 1999. Perubahana ini juga atas kerja keras gubernur dan walikota serta masyarakat, dan tokoh-tokoh Agama untuk menjadi persaudaraan dan berdamaian.

Sehingga masyarakat Ambon sekarang bisa fokus pada peningkatan mata pencaharian. Dan saya akan mendorong banyak teman lagi untuk datang ke Ambon,”pungkasnya.

Sumber : Ambon Ekspres

Dubes AS: Akses Pariwisata Perlu Dibangun
 

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday329
mod_vvisit_counterYesterday572
mod_vvisit_counterThis week3115
mod_vvisit_counterThis month16175
mod_vvisit_counterAll833005