Serba Serbi
Kota Ambon Akan jadi Tuan Rumah GPN
Written by Administrator   
Tuesday, 18 July 2017 01:44

Read more...Untuk pertama kalinya, Kota Ambon menjadi tuan rumah pelaksanaan Gowes Pesona Nusantara (GPN) tahun 2017

Read more...
 
Distan Maluku Kembangkan Kelapa Seluas 750 Hektar
Written by Administrator   
Tuesday, 11 July 2017 01:45

Read more...Dinas Pertanian provinsi Maluku dalam tahun 2017 melakukan proyek pengembangan Kelapa seluas 750 hektar,

Read more...
 
Harga Hasil Perkebunan Maluku Di Ambon Naik
Written by Administrator   
Monday, 12 June 2017 02:30

Read more...Harga berbagai jenis hasil perkebunan Maluku menjadi komoditas ekspor yang ditawarkan para pembeli di Kota Ambon kembali bergerak naik.

Pantauan di pusat transaksi komoditas terbesar di kota Ambon di jalan Setia Budi, Senin (29/4), memperlihatkan para pembeli menawarkan harga cengkih Rp118.500 atau bergerak naik dari sebelumnya Rp116.000/Kg.

Begitu juga dengan biji pala bundar bergerak naik dari Rp60.000 menjadi Rp62.000/Kg, kecuali yang sedikit keriput, pembeli mematok harga Rp57.000/Kg, sedangkan fuli biarpun masih normal tetapi harga tergolong tinggi yakni Rp124.000/kg.

Harga hasil komoditas lainnya seperti coklat sedikit bergerak naik dari Rp20.000 menjadi Rp22.500/kg, dan kopra juga naik dari Rp10.000 menjadi Rp10.500/kg.

Pembeli yang menempati tokonya di jalan Setia Budi, Ceng mengatakan, perkembangan harga hasil perkebunan daerah ini sejak awal bulan Mei 2017 selalu terjadi fluktuasi, sering terjadi perubahan harga naik maupun turun dengan rata-rata perubahan Rp2.000 hingga Rp2.500/kg tiap komoditas.

"Walaupun harga sering terjadi fluktuasi namun petani hampir setiap saat datang menjual hasil panen mereka, sebab walaupun fluktuasi tetapi harga tergolong tinggi," ujarnya.

Bisa dibuktikan, lanjutnya, setiap hari ada saja petani yang datang menjual hasil panen dan kebanyakan petani dari Pulau Seram, bahkan ada juga petani dari Pulau Damer, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Ceng menambahkan, fluktuasi harga sangat tergantung pada tingkat transaksi di Surabaya sebagai pasar utama komoditas hasil perkebunan. Pihaknya harus jeli dan terus memantau info harga di pasar utama itu sebab hasil pembelian di Ambon dijual ke Surabaya.

Sumber : Tribun Maluku

 
PT.PSP Pasok 2.000 Tabung Elpiji
Written by Administrator   
Monday, 12 June 2017 02:28

Read more...PT. Pemantik Sumber Pratama (PSP) memasok 2.000 tabung gas elpiji ukuran 12 kg dari Surabaya

Read more...
 
BI Maluku Gelar Sosialisasi Pengaturan Pola Tanam Cabai
Written by Administrator   
Monday, 29 May 2017 01:41

Read more...Kendatipun Provinsi Maluku memiliki ketersediaan komoditas yang mampu mencukupi kebutuhan dan konsumsi dalam daerah, namun gejolak harga Cabai sering kali tetap terjadi kususnya pada musim hujan, sehingga menjadikan produksi pada masa tertentu kurang dari kebutuhan atau konsumsi dan pada saat itu pula, gejolak harga Cabai sulit dihindari.

Demikian arahan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Maluku Bambang Pramasudi ketika membuka kegiatan Sosialisasi Program Pengaturan Pola Tanam Cabai bertempat di Swiss-bell Hotel, Selasa (23/5/2017).

Menurutnya, sosialisasi program ini bertujuan untuk menjaga inflasi pada level paling rendah agar tetap stabil sehingga perlu berkoordinasi lintas instansi, mengingat karakteristik inflasi di Maluku masih sangat rentan dipengaruhi faktor suplay baik gangguan produksi, distribusi, maupun kebijakan Pemerintah.

Narasumber pada sosialisasi ini yakni: Amdani, Asisten Direktur Departemen Pengembangan UMKM Kantor Pusat BI, Dinas Pertanian Provinsi Maluku, Balai Pengkajian  Teknologi Pertanian (BPTP) Maluku.

Peserta yang mengikuti kegiatan Sosialisasi Pola Tanam Cabai sebanyak 100 orang berasal dari Kelompok petani binaan, Dinas Pertanian Provinsi, Biro Perekonomian Daerah, SKPD Provinsi dan  Kota, BPS, Akamedisi, termasuk Media.

Kegiatan Sosialisasi ini, cerminan kerjasama pengendalian stabilitas harga dan peningkatan kesejahteraan masyarakat yang selama ini terjalin baik, antara Bank Indonesia dengan Pemerintah, termasuk stakeholder terkait.

Ditambahkan, selama tahun 2015-2016 BI menerapkan GTCK di empat wilayah yakni; Kabupaten Binjai kerjasama KPw BI Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Bangka kerjasama  KPw BI Provinsi Bangka Belitung, Kabupaten Jember kerja sama KPw BI Jember, serta Kabupaten Lombok dan Kabupaten Bima kerjasama KPw BI NTB.          

Selain itu empat wilayah pengembangan GTCK Kementerian Pertanian dukungan BI yakni; Kabupaten Ciamis, Kabupaten Kupang, Kota Pontianak dan Kota Ternate.

Sumber : Tribun Maluku

 
Minta Pempus Lirik Sumber Daya Laut
Written by Administrator   
Monday, 22 May 2017 01:40

Read more...Pemerintah pusat selalu melakukan kebijakan–kebijakan untuk bagaimana proses kegiatan pembangunan harus dapat dinikmati oleh warga Negara Indoensia yang bermukim di daerah terluar NKRI.Untuk itu informasi dan masukan harus terus disampikan kepada pemerintah pusat sehingga kebijakan pembangunan di daerah terluar terus bejalan.

Ketua DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Thedeus Welerubun, SH. Kepada Ambon Ekspres diruang kerjanya belum lama ini mengatakan, hal ini juga untuk menjadi input dalam proses perencanaan, strategi kerangka pembangunan guna memajukan daerah terluar jauh lebih baik sesuai dengan nawacita presiden Joko Widodo.
Oleh sebab itu secara teknis masukan-masukan dari satuan kerja perangkat daerah diperlukan untuk menjadi referensi dalam perencanaan pembanguan nasional.

“Dengan demikian akan menjadi cacatan pemerintah pusat dalam rangka perencanaan anggaran yang berkaitan dengan pembangunan daerah terluar. Banyak masukan yang sudah kita sampaikan, agar menjadi bahan referensi bagi pemerintah pusat,” ungkap Welerubun menyikapi kunjungan Tim Menkopolhukam belum lama ini di Kabupaten Maluku Tenggara.

Sebagai wakil rakyat Malra, dia mengapresiasi kehadiran tim Menkopolhukam tersebut karena sangat positif untuk mendapat masukan dari lembaga serta SKPD terkait sinkonisasi kebijakan antar pusat dan daerah. Selain itu juga keluhan di daerah dapat diterima langsung oleh pusat. “Saya kira hal ini sangat bagus, karena para anggota tim bisa lihat sendiri kondisi riil di daerah terluar dan pulau-pulau kecil ini seperti apa”, ujarnya.

Lebih jauh dia katakan, kondisi perikanan di Maluku lebih khusus di Malra sangat menjanjikan, hanya saja selama ini masih terbentur dengan regulasi dimana kewengan pusat dan provinsi sangat besar, sehingga memberi ruang yang sangat kecil bagi kabupaten/kota yang punya pontensi perikanan besar. Hal ini berimbas pada menurunnya kesejahteran para nelayan kecil dan menengah serta naiknya angka pengangguran.
“Kita punya potensi laut besar namun diberi ruang sedikit sehingga kita sulit dalam mengelola guna kemaslahatan warga. Nah, pemerintah pusat harus melihat kendala ini,” terangnya.

Sumber : Ambon Ekspres

 
Nilai Ekspor Maluku Maret 2017 Meningkat
Written by Administrator   
Thursday, 04 May 2017 02:07

Read more...Badan Pusat Statistik Maluku menyampaikan selama Maret 2017 nilai ekspor Provinsi Maluku mencapai 0,14 juta dolar Amerika Serikat atau naik 29,13 persen dibandingkan dengan nilai ekspor Februari 2017 sebesar 0,11 juta dolar AS.

"Namun jika dibandingkan lagi dengan dengan nilai ekspor pada Maret 2016 mencapai 10,19 juta dolar AS, menunjukkan ekspor Maluku turun mencapai 98,61 persen," kata Kepala BPS Provinsi Maluku Dumangar Hutauruk, di Ambon, Selasa (2/5).

Dumangar menyebutkan, ekspor Maluku pada bulan Maret 2017 berasal dari sektor nonmigas.

"Secara kumulatif nilai ekspor Maluku bulan Januari-Maret 2017 mencapai 0,52 juta dolar AS atau menurun 94,96 persen dibanding periode yang sama tahun 2016," ujarnya pula.

Begitu juga dengan negara tujuan ekspor Maluku selama Januari-Februari 2017, lanjutnya, yakni ke Hong Kong dan Timor Leste.

Hong Kong masih menjadi negara tujuan ekspor Maluku selama Januari-Maret 2017 dengan nilai mencapai 0,27 juta dolar AS.

Sedangkan kegiatan ekspor ke Timor Leste merupakan kegiatan perdagangan lintas batas laut antar negara.

Dumangar menyatakan, total nilai ekspor komoditas asal Maluku dari pelabuhan luar Maluku pada periode Maret 2017 senilai 4,95 juta dolar AS atau meningkat 74,46 persen dibanding Februari 2017.

"Secara kumulatif nilai ekspor komoditas asal Maluku dari pelabuhan luar daerah ini pada Januari-Maret 2017 mencapai 10,84 juta dolar AS atau meningkat 151,18 persen dibanding periode sama tahun 2016," ujarnya lagi.

Sumber : Tribun Maluku

 
Jambore Nasional di Ambon, Menpora: Pemuda Harus Majukan Maritim RI
Written by Administrator   
Thursday, 27 April 2017 02:34

Read more...Ambon - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menghadiri Jambore Nasional Poros Maritim Dunia

Last Updated on Thursday, 27 April 2017 02:42
Read more...
 
Februari, Maluku Hanya Ekpor Non Migas
Written by Administrator   
Thursday, 06 April 2017 01:00

Read more...Pada bulan Februari 2017 ekspor Maluku seluruhnya berasal dari sektor non migas yakni berupa kapal penangkap ikan dengan nilai US$ 0,11 juta.

Read more...
 
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>

Page 1 of 2

Link Website

BPMD Facebook

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday253
mod_vvisit_counterYesterday293
mod_vvisit_counterThis week253
mod_vvisit_counterThis month8568
mod_vvisit_counterAll878100